Tentara Zionis memperluas serangannya ke Tulkarem pada 27 Januari dan menewaskan lima orang. Pada 2 Februari, serangan lain dilancarkan di kota Tammun dan kamp pengungsi Far'a di kota Tubas.
Ketegangan di Tepi Barat meningkat setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan diberlakukan di Jalur Gaza mulai 19 Januari, yang menghentikan agresi Israel selama lebih dari 15 bulan.
Sejak Oktober 2023, agresi itu telah menghancurkan wilayah kantong Palestina itu dan menewaskan hampir 48.200 penduduknya.
Di wilayah pendudukan Tepi Barat, sedikitnya 906 warga Palestina telah kehilangan nyawa selama periode yang sama.
Sejak 1953, kamp pengungsi Jenin telah menjadi rumah bagi puluhan ribu warga Palestina yang mengungsi dari Perang Arab-Israel pada 1948.