Sebelum ini, pasukan ditempatkan dalam posisi "mata-ke-mata" di enam lokasi setelah bentrokan 2020. Beberapa masalah sudah diselesaikan melalui pembicaraan militer dan diplomatik, termasuk penciptaan zona penyangga.
Namun, masih ada perselisihan mengenai penarikan dari wilayah Depsang dan Demchok hingga kesepakatan terbaru. Letnan Jenderal DS Hooda menyatakan, ini adalah langkah positif.
Dia mengingatkan, diperlukan waktu untuk kembali ke posisi sebelum 2020. "Ini tidak berarti semuanya akan normal seperti sebelumnya," ujarnya.
Kebuntuan di perbatasan telah merusak hubungan bisnis antara India dan China, India juga menghentikan investasi dari perusahaan-perusahaan China. Keputusan ini menandai dampak luas dari ketegangan militer terhadap hubungan kedua negara.